Archive for October, 2007

Mengatasi FastPort Yang Longgar

Monday, October 8th, 2007

Lubang  (port) konektor HP2  SE yang cepet longgar memang merupakan salah satu kelemahan sejak dulu, bahkan saat masih jaman Ericsson. Apalagi dengan diperkenalkannya port konektor model baru sejak tahun 2005, yang disebut FastPort, dimana hanya ada satu lubang konektor yang bisa dipakai untuk segala macam keperluan seperti men-charging, memakai handsfree, atau tempat aksesoris lainnya, Umur port konektor HP2 SE sepertinya makin pendek aja, bahkan ada beberapa type yang hanya dalam beberapa bulan atau minggu port konektornya telah longgar, tergantung seberapa sering dipakai. Biasanya fastport untuk seri W lebih cepat longgar dari seri lain karena sering dipake untuk handsfree. Fastport yang longgar tentu saja bisa membuat aksesoris/charger yang ditempelkan menjadi tidak konek, atau bahkan mengurangi kenyamanan kita dalam memakai HP.

Pihak SE sendiri mengatakan kalau Fastport yang longgar termasuk garansi.
Jadi bagi yang HP-nya masih garansi dan fastpornya udah longgar, bisa datang ke SESC untuk minta diganti fastportnya. Gratis!
Lalu bagaimana kalau garansinya udah abis? Tentu aja bakal kena biaya sparepart dan juga ongkos service. Lumayan juga biaya ganti fastport, apalagi kalo duit kita lagi pas-pasan. Belum lagi kalo pas fastport pengganti untuk HP kita lagi kosong stocknya. Bakal lama deh!

Untuk itu, kita bisa “mengakali” sendiri fastport yang longgar hingga menjadi kencang, bahkan bisa lebih kencang dari fastport HP2 baru. Hanya butuh beberapa benda “kecil” yang ada disekitar kita, dengan biaya yang murah. Yang penting adalah keberanian dan ketelitian kita.

INGAT! MEMODIFIKASI FASTPORT BISA MEMBATALKAN GARANSI. KARENA ITU TIDAK DISARANKAN UNTUK HP YANG MASIH BERGARANSI. SEGALA RESIKO/KERUSAKAN PADA HP/AKESORISNYA YANG MUNGKIN TIMBUL AKIBAT SALAH DALAM PENGERJAAN MENJADI TANGGUNG JAWAB SENDIRI

Ada 2 cara “mengakali” fastport yang longgar :

1. Mengakali aksesoris yang menempel di HP tersebut.
Caranya :
-Siapkan 2 buah isi bolpoin. Usahakan yang sama besar mata bolpoinnya.
-Siapkan juga lem besi (Epoxy).
-Masukkan ujung bolpoin ke dalam lubang pada kaki dari aksesoris yang akan diakali, masing2 dari sisi yang berlawanan (lihat gambar). Masukkan secara perlahan dan hati2, jangan sampai kaki aksesoris tersebut jadi patah, juga jangan sampai menyenggol pin yang berwarna emas.

Masukkan Ujung Bolpoin

-Mata bolpoin akan memperbesar jarak antara kaki2 aksesoris, hingga pas di fastport yang telah longgar. Biarkan selama beberapa lama agar perbesaran itu berlangsung lama.
-Cabut isi bolpoin dari kaki2 aksesoris secara hati-hati, lalu pasang aksesoris di HP. Jika masih terasa longgar, cari isi bolpoin yang matanya lebih besar dan ulangi cara diatas.
-Perbesaran kaki2 aksesoris akan berlangsung beberapa lama, setelah itu akan kembali seperti semula. Supaya perbesaran jadi permanen, oleskan Lem besi/epoxy di lubang antara kaki2 dan tunggu sampai mengering. Hati2, jangan sampai epoxy mengenai pin.

Pake Epoxy

Cara seperti ini sangat merepotkan karena kita harus “mengakali” semua aksesoris yang berhubungan dengan HP yang fastpornya longgar. Dan kemungkinan aksesoris2 yang telah “diakali” itu tidak akan bisa dipakai di HP lain yang fastportnya masih normal, karena bisa merusak fastportnya.

2. Memasukkan lem epoxy ke dalam lubang fastport
Cara ini boleh dibilang sangat extreme dan bisa membuat fastport tidak bisa digunakan lagi. karena itu diperlukan ketelitian dan kehati2an dalam pengerjaannya.
-Siapkan lem epoxy dan sebuah jarum jahit berukuran sedang atau obeng kacamata yang kecil.
Epoxy
-Dengan memakai jarum atau obeng, oleskan epoxy di permukaan sebelah dalam lubang fastport, di sebelah kanan dan kiri. Untuk pertama kali oleskan hanya di satu sisi dan tipis lebih dahulu dengan rata.
-Tancapkan salah satu aksesoris ke fastport. Ini untuk membentuk permukaan epoxy agar bisa pas, karena kalau epoxy udah kering, akan susah membentuknya kalau tidak pas.
-Cabut aksesoris dan biarkan epoxy kering selama beberapa jam.
-Setelah kering, coba masukkan aksesoris. Jika susah masuk, tekan terus perlahan. Hati2, jangan sampai kaki aksesoris patah.
-Jika lubang terlalu sempit, gunakan ujung jarum atau obeng kecil untuk mengikis sedikit epoxy di lubang sampai pas.
- Jika masih longgar, tambahkan epoxy. Bisa di sisi yang sama atau sisi lainnya.

Cara ini bisa memperpanjang pemakaian fastport, dan juga bisa digunakan untuk aksesoris lain yang masih standar. Tapi sekali lagi, RESIKO DITANGGUNG SENDIRI! Cara terbaik untuk mengatasi fastport yang longgar adalah menggantinya dengan yang baru.

Selamat mencoba…

Casing Mika, “pagar makan tanaman” ?

Monday, October 8th, 2007

Untuk melindungi HP, memang ada baiknya kalo HP kita diberi cover atau pelindung di sekitar casingnya. Gunanya agar jika HP kita terjadi benturan, bodinya tidak masih tetep utuh dan mulus.

Saat ini ada bermacam-macam cover atau biasa juga disebut casing untuk HP di pasaran. Ada yang terbuat dari mika, silikon, kulit, atau plastik. Masing-masing punya kelebihan dan kekurangannya baik dari segi fungsionalitas maupun desain.

Jika kalian memilih memakai casing mika, sebaiknya pikir-pikir lagi deh.
Casing mika yang disebut juga clear case memang banyak dipakai karena desainnya yang transparan, hingga bentuk dan warna asli HP tetap terlihat. Juga dianggap cukup kuat untuk menahan benturan.

Tapi tahukah kalian bahwa justru casing mika justru bisa mempercepat rusaknya body HP? Desain yang terbuat dari Mika dan cenderung rapat ke body membuat tidak adanya aliran udara antara casing dan body, hingga udara terperangkap di “dalam”. Dengan tingkat udara di Indonesia yang sangat lembab, udara yang berada di dalam HP lama2 akan berubah menjadi uap air yang bisa membuat lengket antara mika dan body HP jika casing lama tidak dibuka.

Karena telah lengket, maka jika suatu saat kita membuka casing, kemungkinan cat HP bakal ikut ketarik, hingga mengelupas. Lama-lama bisa membuat HP jadi “bopeng”. jadi ibaratnya, casing mika itu adalah ” pagar makan tanaman”

Korban casing Mika

Masih banyak alternatif lain selain memakai casing mika. Diantaranya dengan memakai casing yang berbahan silicon. Memang bentuk dan warna HP kita jadi tertutup, dan bise mengurangi segi keindahan desain HP kita. Tapi silikon jauh lebih aman dari casing mika. Alternatif lain bisa memakai sarung HP yang terbuat dari kulit, hingga HP terlindung selama tidak dipakai

Free Image Hosting at www.ImageShack.us